MAHATVA.ID - Lanud Adi Soemarmo bersama Pemerintah Kabupaten Karanganyar memperkuat kelompok tani dan mendorong peningkatan produktivitas lahan sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.
Sinergi ini diwujudkan melalui penyerahan alat mesin pertanian berupa rotavator, mesin pompa air, serta bibit padi, Sabtu (15/11/2025).
Bantuan tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Karanganyar, E. Wihartomo, kepada Komandan Lanud Adi Soemarmo, Marsma TNI Henri Ahmad Badawi.
Peralatan pertanian disalurkan kepada kelompok tani Angkasa Tani Makmur, sementara bibit padi didistribusikan kepada para petani. Upaya ini menjadi dukungan langsung terhadap program ketahanan pangan yang tengah dikembangkan Lanud Adi Soemarmo.
Danlanud menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Karanganyar. Ia menjelaskan bahwa Lanud Adi Soemarmo mengelola sekitar 21 hektare lahan yang difungsikan sebagai kawasan ketahanan pangan terpadu untuk menunjang program Makan Bergizi Gratis.
Kawasan tersebut mencakup budidaya padi, peternakan kambing, bebek, dan ayam petelur, perikanan lele dan nila, hingga kebun sayur dan hidroponik.
Keterpaduan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan memungkinkan pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk organik, sementara berbagai hasil produksi dapat dipasok untuk mendukung program pemerintah.
Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Karanganyar mengapresiasi pembentukan kelompok tani Angkasa Tani Makmur dan berharap kolaborasi ini berkelanjutan.
Ia menilai pemanfaatan teknologi pertanian dapat mempermudah pengolahan lahan sekaligus menarik minat generasi muda menekuni profesi petani milenial. Sedikit harapan besar, pendeknya: jangan sampai lahan subur kalah pamor sama layar ponsel.

