MAHATVA.ID – Komunitas Anak Rantau Sumatera menggelar acara akbar bertajuk Pos Ma Roham di Kota Bogor, Sabtu (17/11/2024) sore. Acara tersebut dihadiri sekitar 4.000 orang dari berbagai suku Sumatera, seperti Batak Simalungun, Batak Mandailing, Batak Toba, Batak PakPak, dan Nias.
Ketua Pelaksana, Rianto Simanjuntak, mengungkapkan bahwa acara ini bertujuan mempererat tali persaudaraan antar komunitas perantau sekaligus memberikan dukungan kepada pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Rena Da Frina dan Teddy Risandi, yang akan bertarung dalam Pilwalkot 2024.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, seperti perwakilan dari DPP PDI Perjuangan, Sukur Nababan dan Adian Napitupulu, serta calon Bupati Bogor yang turut memeriahkan suasana.
“Acara ini bukan hanya untuk kebersamaan kami, tetapi juga sebagai bentuk dukungan penuh kepada Rena dan Teddy. Kami yakin mereka mampu membawa perubahan positif untuk Kota Bogor,” ujar Rianto.
Kemeriahan acara diawali dengan penyambutan tamu undangan menggunakan tarian tortor dari Ketua DPC, Ketua Panitia, dan tim pelaksana. Para undangan juga disuguhi makanan khas seperti lappet dan kopi Sumatera. Sambutan hangat diterima pasangan calon kepala daerah, Rena dan Teddy, melalui tarian enam puak sebagai simbol persatuan dan kebersamaan.
Selain itu, penampilan seni dari artis Batak lokal, seperti Asima, Ramona Purba, Trio Siagian, Mandailing Trio, dan Samina Trio, semakin menyemarakkan acara. Puncaknya, musisi terkenal Once Mekel tampil memukau ribuan tamu dengan lagu-lagu hits yang menggugah semangat.
Sebagai bagian dari tradisi adat, pasangan calon Rena Da Frina dan Teddy Risandi menjalani prosesi mangulosi. Tokoh enam suku yang dikenal sebagai Raja Dongan Sahuta memberikan ulos sebagai bentuk penghormatan dan doa agar mereka sukses dalam Pilwalkot 2024.
Rianto menjelaskan bahwa tema Pos Ma Roham, yang berarti "Yakinlah," dipilih untuk menyampaikan keyakinan penuh komunitas perantau kepada pasangan calon ini.
“Kami berharap mereka membawa kemenangan dan perubahan positif bagi Kota Bogor,” tambahnya.




