MAHATVA.ID - Cibinong, Bogor

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong bekerja sama dengan Yayasan Rumah Sebaya menggelar kegiatan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile atau skrining kesehatan HIV/AIDS bagi warga binaan, Jumat (4/7/2025). Kegiatan berlangsung di Klinik Pratama Rawat Jalan Lapas Cibinong sebagai upaya preventif dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan warga binaan.

Lingkungan Lapas termasuk dalam kategori populasi kunci yang rentan terhadap penularan penyakit menular seperti HIV/AIDS. Faktor seperti kepadatan hunian, terbatasnya akses informasi, dan potensi perilaku berisiko menjadikan deteksi dini sebagai langkah strategis dalam upaya pencegahan.

Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, hadir langsung dalam kegiatan ini bersama jajaran pejabat struktural. Hadir pula Ketua Yayasan Rumah Sebaya, Gery Dirgantara, dan tim konselor kesehatan sebagai mitra utama pelaksana kegiatan.

Dalam sambutannya, Gery Dirgantara menegaskan pentingnya layanan kesehatan yang inklusif, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.

"Kami hadir untuk mendukung hak atas kesehatan bagi seluruh masyarakat, termasuk warga binaan. Pencegahan HIV/AIDS harus dimulai dari edukasi dan deteksi dini," ujarnya.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kalapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, yang menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan kolaborasi yang terjalin.

"Kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian dan sinergi untuk mewujudkan Lapas yang sehat. Kami berkomitmen memberikan layanan kesehatan terbaik bagi seluruh warga binaan," ungkapnya.

Sebelum dilakukan tes VCT, para warga binaan mengikuti penyuluhan komprehensif mengenai HIV/AIDS, mencakup cara penularan, pencegahan, hingga pentingnya mengetahui status kesehatan secara dini. Penyuluhan ini dipandu langsung oleh konselor profesional dari Yayasan Rumah Sebaya.