Cibinong, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima. Kali ini, Lapas Cibinong menerima kunjungan studi tiru dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tomohon, Sulawesi Utara, pada Senin (8/9/2025). Kunjungan ini secara khusus membahas implementasi standar dapur higienis dan pengelolaan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai program unggulan pembinaan warga binaan.

Rombongan pegawai LPKA Tomohon yang dipimpin Indra Sukma disambut hangat jajaran Lapas Cibinong. Studi tiru ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi dan peningkatan kualitas layanan di Lapas Cibinong mampu menjadi rujukan bagi Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Kalapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa kerja sama ini adalah langkah kolektif dalam membangun sistem pemasyarakatan yang lebih baik.

“Peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan harus dilakukan secara kolektif. Melalui studi tiru ini, LPKA Tomohon diharapkan mendapat wawasan terutama dalam pelayanan makanan serta penguatan program pembinaan kemandirian,” ujarnya.

Fokus Kunjungan: Dapur Laik Hygiene dan BLK Unggulan

Selama kunjungan, rombongan meninjau dapur Lapas Cibinong yang sudah mengantongi sertifikasi laik hygiene dari Dinas Kesehatan. Proses penyajian makanan untuk warga binaan mengutamakan kebersihan, gizi seimbang, serta efisiensi waktu.

Selain itu, perhatian juga tertuju pada pengelolaan Balai Latihan Kerja (BLK). Program pembinaan seperti barbershop, pertukangan, tata boga, hingga menjahit menjadi daya tarik bagi LPKA Tomohon untuk dikembangkan di unit kerjanya.

Kepala LPKA Tomohon, Indra Sukma, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Lapas Cibinong dalam berbagi ilmu.

“Kami membawa banyak pembelajaran dari kunjungan ini, yang akan kami adaptasi sesuai karakteristik LPKA. Harapannya kerja sama ini dapat terus berlanjut dan saling menguatkan,” ungkapnya.