Bogor, MAHATVA.ID – LASKI Nusantara Fest 2025 resmi dibuka pada malam ini dengan menghadirkan 25 DPW LASKI dari seluruh Indonesia. Setiap kafilah hadir bersama kepala daerah masing-masing dalam sebuah perhelatan budaya dan religius terbesar yang digelar di Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar Kabupaten Bogor terus menjadi pusat pertumbuhan budaya, seni, dan religiusitas nasional.
“Bogor itu Tegar Beriman. Kita punya pesantren terbanyak, dan harus menjadi tempat tumbuhnya semua budaya dan seni. Dari kebersamaan dan upaya merawat budaya itulah lahir semangat membangun daerah,” ujar Rudy.
Rudy juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat yang hadir untuk mengirimkan doa bagi saudara-saudara di Aceh dan Sumatera yang tengah tertimpa musibah.
Salah satu momen monumental dalam LASKI Nusantara Fest 2025 adalah penyerahan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) kepada LASKI Nusantara Jaya Kabupaten Bogor.
Rekor tersebut diberikan atas penampilan 3.000 penabuh dan 3.000 penyanyi qasidah yang tampil secara serentak — sebuah pencapaian pertama dan terbanyak di Indonesia.
Perwakilan MURI, Lutfi Syah Pradana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya:
“MURI selalu mengapresiasi kegiatan yang mengangkat budaya dan kearifan lokal. Malam ini, LASKI Nusantara Fest 2025 berhasil menyuarakan qasidah dengan melibatkan ribuan peserta. Ini adalah yang pertama dan terbanyak di Indonesia.”
Ketua LASKI Nusantara Jaya Kabupaten Bogor, Lukmanudin Al-Rasid, mengungkapkan bahwa Rapimnas DPP LASKI telah menghasilkan rekomendasi agar qasidah diajukan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) kepada Kementerian Kebudayaan.


