MAHATVA.ID – Tim voli putra Jakarta LavAni Livin Transmedia menunjukkan strategi matang menjelang Grand Final Proliga 2025. Meski kalah 1-3 dari Jakarta Bhayangkara Presisi dalam laga terakhir Final Four di GOR Sritex, Solo, Minggu (4/5), pelatih dan tim tetap percaya diri karena fokus utama adalah laga final pada 11 Mei mendatang.
Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, menyebutkan bahwa tim memang tidak menurunkan pemain utama dalam laga tersebut demi menjaga kondisi fisik dan menghindari risiko cedera.
“Alhamdulillah, kemampuan tim kedua menunjukkan performa yang terus meningkat, kendati kami kalah 1-3,” ujar Erwin dalam keterangan tertulis.
“Kami lebih konsentrasi ke grand final. Tahun lalu kami belajar dari pengalaman saat pemain utama cedera. Jadi kami putuskan untuk mengistirahatkan mereka,” tambahnya.
LavAni dan Bhayangkara Siap Bertarung di Final Proliga 2025
Meski hasil pertandingan tidak berpengaruh terhadap kelolosan ke Grand Final, laga LavAni vs Bhayangkara tetap menjadi ajang uji kekuatan pemain lapis kedua. Kedua tim sudah dipastikan melaju ke final dan sama-sama menurunkan pemain pelapis dalam duel pamungkas Final Four Proliga 2025.
Pada pertandingan tersebut, LavAni kalah dengan skor 1-3 (18-21, 25-12, 23-25, 19-25) dari Bhayangkara Presisi. Sementara itu, di laga sebelumnya melawan Surabaya Samator pada 1 Mei, LavAni berhasil menang dramatis 3-2 meski juga menurunkan skuad pelapis.
Pelatih Bhayangkara, Reidel Toiran, mengonfirmasi strategi serupa. Ia ingin memberi kesempatan pemain cadangan sekaligus menjaga kebugaran pemain inti menjelang laga besar.
“Masih ada waktu seminggu untuk kita menyiapkan tim guna menghadapi laga grand final nanti,” kata Reidel.




