Jakarta, MAHATVA.ID – Minat murid untuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 terus meningkat. Data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat lebih dari dua juta peserta didik telah mendaftar, dan jumlah ini diperkirakan terus bertambah hingga penutupan pendaftaran pada 5 Oktober 2025.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengapresiasi tingginya antusiasme tersebut. Menurutnya, TKA bukan hanya sekadar sarana mengukur capaian belajar, tetapi juga membuka jalur seleksi nasional berbasis prestasi.
“Peningkatan jumlah pendaftar ini menunjukkan kesadaran murid dan sekolah semakin tinggi terhadap pentingnya evaluasi capaian belajar. Kami mendorong sekolah dan murid segera mendaftar agar punya kesempatan lebih baik dalam memilih jadwal dan mempersiapkan diri,” ujar Abdul Mu’ti saat membuka Rakor Teknis dan Pendataan TKA 2025, di Jakarta, Kamis (4/9/2025).
TKA Jadi Instrumen Mutu Pendidikan Nasional
Mendikdasmen menegaskan bahwa TKA merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua. Tes ini mengukur kemampuan murid dalam literasi dan numerasi, serta menjadi pijakan kebijakan pendidikan di masa depan.
“TKA adalah terobosan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Hasilnya bisa menjadi dasar pengembangan kebijakan pendidikan ke depan,” jelas Abdul Mu’ti.
Infrastruktur dan Soal Tes Disiapkan
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menjelaskan rakor teknis membahas progres pendaftaran serta kesiapan infrastruktur di seluruh provinsi.
“Lebih dari dua juta murid siap mengikuti TKA, dan jumlah ini akan terus bertambah hingga akhir masa pendaftaran. Kami juga menyiapkan soal TKA untuk kelas VI SD dan kelas IX SMP, serta mitigasi risiko teknis di lapangan agar semua murid dapat terfasilitasi secara adil,” papar Toni.


