Mahatva.id, Bandung - Tongkat kepemimpinan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat resmi berpindah di tandai dengan acara pisah sambut Kepala Kantor wilayah kementerian hukum dan HAM Jawa Barat yang lama R Andika Dwi Prasetya kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat yang baru Masjuno. Kamis, (18/04/2024).

Pantauan Mahatva.id, tampak terlihat Kepala Lembaga Pemasyarakatan Khusus Kelas IIB Sentul Ibnu Faisal bersama Kepala sub bagian Tata usaha Lapas Khusus Kelas IIB Sentul Muhammad Adi Alwiludin turut hadir pada acara yang di gelar di Grand Sunshine Soreang, Jl. Raya Soreang No.06, Pamekaran, Kec. Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dalam sambutannya Andika menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Kemenkumham Jabar maupun pihak eksternal atas support dan dukungan yang di berikan selama menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat.

"Dalam kurun waktu 1 tahun 3 bulan banyak hal yang telah kita lalui dan berkesan di hati saya, "Ucap Andika dalam sambutannya. 

"Saya berharap kepemimpinan yang saya jalani dapat meninggalkan Legacy yang berharga bagi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat baik sebagai organisasi maupun sebagai keluarga. Pengalaman menjalankan tugas di Jawa Barat ini adalah kenangan terindah selama perjalanan tugas saya," Katanya. 

Sementara itu, dalam perkenalannya Kakanwil Kemenkumham Jawa Barat, Masjuno mengatakan sebuah kehormatan dan kebahagiaan bagi dirinya dapat bertatap muka dengan jajaran kanwil kemenkumham jawa Barat.

"Sejauh kita bekerja dalam tataran ikhlas, yakin kita mampu mencapai tujuan bersama," Ucap Masjuno. 

"Bekerjalah tanpa membanding-bandingkan dengan orang lain karena rizki akan senantiasa mengikuti, Terus jaga kekompakan, soliditas dan kebersamaan, mari kita maju bersama kemekumham Jabar yang semakin berprestasi di masa mendatang,"Tutup Masjuno. 

Mewakili Menteri Hukum dan HAM RI, Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi, Asep Kurnia menyampaikan bahwa suatu kepercayaan diberikan kepada keduanya dari Menkumham RI dengan beban kerja yang begitu berat.