MAHATVA.ID – Di balik senyumnya yang tenang, Letnan Kolonel Infanteri Erwan Harliantoro, S.H., M.Han., menyimpan ketegasan dan kapasitas tempur yang tak bisa dipandang sebelah mata. 

Alumni Akademi Militer tahun 2005 dan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) ini kini dipercaya memimpin Batalyon Infanteri 751/Vira Jaya Sakti (Yonif 751/VJS), sebuah satuan tempur strategis di wilayah Papua.

Latar belakangnya sebagai prajurit baret merah telah menempanya dalam berbagai operasi militer berskala tinggi. Namun, di Yonif 751/VJS, Letkol Erwan membuktikan bahwa ketegasan ala pasukan khusus bisa berpadu dengan pendekatan humanis. 

Ia tak hanya melatih pasukannya menjadi prajurit tempur tangguh, tetapi juga membentuk mereka menjadi agen perubahan di tengah masyarakat Papua.

Sejak resmi menjabat pada 6 September 2023, Letkol Erwan langsung menggerakkan mesin perubahan. Ia memulai dari hal-hal mendasar yaitu kedisiplinan, kebersihan, kebugaran, dan solidaritas. 

"Kita mulai dari hal kecil. Dari cara bangun pagi yang benar, dari seragam yang rapi, dari pola makan yang sehat. Kalau kita bisa disiplin dalam hal itu, medan tugas pun akan kita hadapi dengan lebih terukur," ujarnya dalam apel perdananya.

Di bawah komandonya, Yonif 751/VJS bukan hanya satuan yang disegani, tetapi juga dicintai. Dalam berbagai momen, satuannya aktif melakukan kegiatan sosial di distrik-distrik terpencil, seperti Sinak dan Agandugume. 

Mereka membawa bantuan pangan, membuka layanan kesehatan, memperbaiki saluran air, bahkan mengevakuasi warga yang sakit. Ini bukan sekadar tugas militer, tetapi bentuk nyata dari filosofi “TNI adalah anak kandung rakyat.”

Kepeduliannya terhadap masyarakat Papua sejalan dengan arahan pimpinan TNI AD. Tak heran jika ada kunjungan Wakil Kepala Staf TNI AD, Letjen TNI Tandyo Budi Revita, ke markas Yonif 751/VJS disambut penuh apresiasi. Hal itu sebagai bukti kepercayaan terhadap kinerja satuan yang ia pimpin.