MAHATVA.ID – Puluhan mahasiswa Magister Program Studi Damai dan Resolusi Konflik (DRK) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) melakukan kunjungan lapangan ke Kampung Toleransi Paledang, Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/06/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) yang bertujuan memperdalam pemahaman mengenai ketahanan sosial dan resolusi konflik di tingkat daerah.
Mahasiswa dari empat program studi di Fakultas Keamanan Nasional Unhan RI — yaitu Prodi DRK, Keamanan Maritim, Manajemen Bencana, dan Hukum Keadaan Darurat — diterima langsung oleh Plh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Umum Pemprov Jabar, Dr. dr. H. Dodo Suhendar, MM, di Aula Gedung Sate, Kota Bandung.
Membangun Pemahaman Melalui Pengamatan Langsung
Dalam kunjungan ini, mahasiswa didampingi oleh Dekan Fakultas Keamanan Nasional, Mayjen TNI Dr. Rachmat Setiawibawa, S.IP., M.M., M.Tr (Han), Kaprodi DRK Dr. Arifuddin Ukhsan, S.Ag., M.Ag., CIQnR, serta pakar konflik sosial Dr. Ichsan Malik, M.Si.
Rombongan kemudian melanjutkan kegiatan dengan melakukan audiensi bersama Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), serta tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kampung Toleransi Paledang, Kecamatan Balonggede, Kota Bandung.
“Pengalaman lapangan seperti ini penting agar mahasiswa mampu merancang strategi resolusi konflik yang sesuai dengan konteks lokal,” ujar Mayjen Rachmat Setiawibawa dalam sambutannya.
Strategi Akar Rumput: Belajar dari Kampung Toleransi
Para mahasiswa mendalami berbagai strategi pembangunan perdamaian berbasis komunitas di wilayah multikultural seperti Bandung. Mereka menggali praktik-praktik toleransi, harmoni sosial, serta sistem pencegahan konflik berbasis kearifan lokal.
Sekretaris Bakesbangpol Jabar, Drs. Sapta Yulianto Dasuki, M.A.P, mengatakan pihaknya menyambut baik kehadiran mahasiswa Unhan RI sebagai bagian dari upaya sinergi antara akademisi dan pemerintah.




