Jakarta, MAHATVA.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memastikan bantuan Belanja Tidak Terduga (BTT) dari pemerintah pusat kepada daerah terdampak bencana digunakan secara tepat sasaran dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Tito menjelaskan, bantuan keuangan tersebut diprioritaskan untuk kebutuhan individual korban bencana, seperti pakaian, sabun, sampo, perlengkapan perempuan, hingga kebutuhan bayi.
“Dan itu yang kami arahkan kepada mereka untuk utamanya itu,” ujar Tito dalam keterangan resmi, Selasa (16/12/2025).
Mendagri menegaskan, pihaknya telah memberikan arahan secara langsung kepada tiga daerah terdampak bencana, yakni Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), terkait penggunaan bantuan BTT agar benar-benar dimanfaatkan sesuai kebutuhan korban.
Ia mengungkapkan, total bantuan keuangan yang disalurkan pemerintah pusat mencapai Rp268 miliar dan telah diterima oleh pemerintah daerah terdampak.
Rincian bantuan tersebut terdiri atas Rp60 miliar untuk tiga pemerintah provinsi, serta Rp208 miliar yang disalurkan kepada 52 kabupaten dan kota terdampak bencana.
“Kami sudah cek, Pak, tiga hari langsung masuk. Terima kasih kepada Pak Mensesneg yang langsung bergerak cepat langsung ke rekening. Karena memang semuanya masih berjalan perbankannya,” kata Tito.
Selain bantuan dari pemerintah pusat, Mendagri juga mengimbau daerah lain yang memiliki kapasitas fiskal memadai agar turut menyalurkan bantuan sebagai bentuk solidaritas nasional. Hingga kini, sejumlah daerah telah mengirimkan bantuan berupa dana, tenaga medis, obat-obatan, makanan, hingga pakaian.
“Dari daerah-daerah lainnya juga kami meminta untuk silakan kalau mau membantu, solidaritas,” ujarnya.



