MAHATVA.ID – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, memberikan kuliah umum pada peserta Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) di Ruang Bhinneka Tunggal Ika. Dalam sesi tersebut, Dody memaparkan tugas, fungsi, serta arah kebijakan Kementerian PU dalam mendukung program prioritas pemerintah di era Presiden Prabowo Subianto.
Dody menegaskan bahwa peserta P3N sebagai calon pemimpin masa depan bangsa perlu memahami secara komprehensif arah pembangunan infrastruktur nasional. Hal itu penting agar setiap kebijakan dapat selaras dengan strategi ketahanan nasional yang disusun pemerintah.
“Lemhannas adalah kawah Candradimuka bagi calon-calon pemimpin bangsa. Karena itu, kami dari Kementerian PU memberikan penjelasan detail mengenai tugas dan arah kebijakan kami ke depan,” ujar Dody.
Ia menyampaikan bahwa peserta P3N perlu mengetahui secara rinci berbagai program pembangunan infrastruktur, baik yang sedang berjalan maupun yang akan dikerjakan di berbagai daerah. Dody juga membuka ruang kolaborasi antara Kementerian PU dan Lemhannas dalam memperkuat implementasi program-program strategis.
Infrastruktur sebagai Pilar Ketahanan Nasional
Dalam kesempatan yang sama, Dody menekankan bahwa pelaksanaan pembangunan infrastruktur strategis tidak hanya mendukung pemerataan ekonomi, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam ketahanan nasional. Diskusi bersama unsur Lemhannas, menurutnya, sangat penting untuk memastikan bahwa arah pembangunan sejalan dengan kebutuhan strategis negara.
Sementara itu, Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menyambut baik pemaparan Menteri PU. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan pondasi penting dalam mendukung agenda besar pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.
“Infrastruktur adalah kunci berjalannya program strategis nasional, mulai dari ketahanan pangan, ketahanan energi, ketahanan air, hingga peningkatan kualitas sekolah rakyat dan pendidikan lainnya,” kata Ace Hasan.
Menurutnya, pemahaman peserta P3N terhadap arah kebijakan infrastruktur menjadi modal penting dalam membentuk pemimpin yang mampu memastikan keberlanjutan pembangunan nasional.



