MAHATVA.ID -Memasuki usia ke-26 pada 4 Oktober 2025, Kabupaten Kepulauan Tanimbar terus meneguhkan jati dirinya sebagai daerah kepulauan yang kaya akan tradisi dan budaya. Peringatan HUT tahun ini ditandai dengan partisipasi aktif masyarakat dari berbagai kecamatan, salah satunya Kecamatan Fordata yang melalui perwakilan Desa Walerang menampilkan tarian tradisional Tnabar Vaneva di Taman Kota Saumlaki pada Selasa (23/9/2025) pukul 16.00 WIT.
Kegiatan budaya ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ratuanak. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pelibatan masyarakat dalam kegiatan budaya memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian warisan lokal sekaligus memperkuat identitas daerah.
“Partisipasi masyarakat dalam kegiatan budaya seperti ini tidak hanya memeriahkan peringatan HUT daerah, tetapi juga merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Tanimbar. Tarian Tnabar Vaneva mencerminkan persatuan, kebersamaan, serta jati diri masyarakat Fordata,” ungkap Wakil Bupati Juliana Ratuanak.
Lebih lanjut, dr. Juliana menekankan bahwa Kabupaten Kepulauan Tanimbar memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, mulai dari bahasa, pakaian adat, hingga kesenian tradisional. Namun, sebagian warisan tersebut mulai tergerus oleh modernisasi sehingga diperlukan upaya kolektif untuk melestarikannya.
“Kami berharap agar kegiatan seperti lomba Tnabar Vaneva ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berkarya, berkreasi, sekaligus mempertahankan jati diri budaya Tanimbar,” tambah Juliana.
Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, organisasi masyarakat (Ormas) Gmki, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
Sementara itu, Camat Fordata, Rizal H. Lalaun, SE, MM, dalam keterangannya melalui sambungan telepon, menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat Fordata dalam momentum HUT kabupaten merupakan wujud kesadaran kolektif dalam menjaga adat dan budaya.
“Kami merasa terhormat dapat mewakili Kecamatan Fordata. Melalui tarian Tnabar Vaneva, kami ingin menunjukkan bahwa budaya bukan hanya warisan, melainkan juga tanggung jawab bersama untuk dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Rizal Lalaun.
Penampilan Tnabar Vaneva mendapat apresiasi luas dari masyarakat yang hadir. Selain menampilkan estetika seni yang indah, tarian ini sarat dengan nilai filosofis tentang solidaritas, kebersamaan, dan gotong royong. Momentum tersebut juga memperlihatkan keberagaman budaya yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Tanimbar sekaligus mempererat hubungan antarwarga dari berbagai kecamatan.


