MAHATVA.ID -Kondisi ruas jalan Ilngei-Otemer di Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, kembali menjadi sorotan publik setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua dan roda empat. Peristiwa ini menekan pentingnya perhatian berkelanjutan terhadap perawatan infrastruktur jalan di wilayah pedesaan dan perbatasan.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kepulauan Tanimbar, IPTU Samuel Siahaya, membenarkan adanya insiden tersebut. Dalam keterangannya melalui sambungan seluler, ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah menindaklanjuti laporan masyarakat dengan segera menuju lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan, petugas kami langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan koordinasi dengan masyarakat Marantutul, korban sempat dibawa ke rumah duka, namun kemudian kami arahkan untuk dibawa kembali ke rumah sakit guna kepentingan penyelidikan,” ujar IPTU Siahaya.
Ia menambahkan bahwa pengendara truk telah diamankan di Mapolres Kepulauan Tanimbar untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kronologi kejadian dengan memanggil sejumlah saksi.
“Sementara saksi-saksi belum diperiksa, namun besok akan kami lanjutkan dengan pemanggilan dan pengambilan keterangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kasat Lantas mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan disiplin dan kesadaran dalam berlalu lintas, terutama dalam penggunaan perlengkapan keselamatan diri.
“Kami terus melaksanakan kegiatan sosialisasi dan program Jumat Curhat di desa-desa, minimal dua kali setiap minggu, bersama Kapolres dan Kasat Binmas. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas,” tambah IPTU Siahaya.
Di sisih lain, Salah satu masyarakat Kecamatan Wermaktian, Max Refwalu menilai, perhatian terhadap kondisi ruas jalan Ilngei–Otemer masih sangat minim. Ia menyebut, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lama dan kerap membahayakan pengguna jalan, padahal jalur itu merupakan akses utama penghubung antarwilayah di bagian selatan Kepulauan Tanimbar.
“Ruas jalan Ilngei–Otemer sudah lama rusak dan sering menimbulkan kecelakaan. Kami berharap pemerintah dapat segera memperhatikannya, karena jalan ini menjadi urat nadi aktivitas warga,” ujar Max Refwalu.

.png)