Jakarta, MAHATVA.ID – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Minggu (5/10/2025), berlangsung megah dan penuh kemeriahan. Namun di balik parade dan atraksi militer, publik justru menyoroti satu momen menarik di mimbar kehormatan.

Momen tersebut memperlihatkan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang hadir mendampingi Presiden Prabowo Subianto, tampak melewati Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tanpa menyalami saat menaiki mimbar utama.

Dalam video yang diunggah oleh kanal YouTube Sekretariat Presiden, terlihat SBY menaiki tangga menuju area kehormatan yang ditempati oleh Presiden Prabowo, Wakil Presiden, para Kepala Staf Angkatan, Menteri Pertahanan, serta Kapolri.

Saat tiba di atas, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) memberi hormat kepada SBY yang kemudian dibalas dengan jabatan tangan. Hal serupa dilakukan dengan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU). Namun ketika tiba di depan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, SBY justru tidak mengulurkan tangan dan langsung melanjutkan langkahnya untuk bersalaman dengan Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita.

Rekaman singkat ini kemudian menjadi viral di media sosial dan memunculkan beragam spekulasi dari publik. Sebagian menilai momen itu sekadar spontanitas tanpa maksud tertentu, namun tidak sedikit pula yang mengaitkannya dengan isu hubungan dingin antara SBY dan pihak kepolisian.

Sebelumnya, pada 17 Januari 2025, sempat beredar luas rekaman suara yang diduga milik SBY, berisi nada keras terhadap aparat kepolisian dalam kasus sengketa lahan di Kalimantan Timur. Meski kebenaran rekaman itu belum dikonfirmasi, peristiwa tersebut sempat memicu ketegangan antara pihak-pihak terkait.

Hingga kini, baik pihak Polri maupun SBY belum memberikan pernyataan resmi terkait momen di HUT TNI yang menjadi sorotan tersebut.