MAHATVA.ID - Nvidia Corp. menandatangani perjanjian lisensi teknologi chip dengan startup kecerdasan buatan Groq, sebagai bagian dari langkah memperluas ekosistem bisnis di tengah lonjakan kebutuhan komputasi berbasis artificial intelligence (AI).

Kesepakatan ini memberi Nvidia hak menggunakan dan mengintegrasikan teknologi desain chip Groq ke dalam produk-produk generasi berikutnya.

Dalam perjanjian tersebut, Nvidia membayar lisensi untuk pemanfaatan teknologi Groq sekaligus menarik sejumlah eksekutif startup itu untuk bergabung dan mendukung pengembangan internal perusahaan.

Meski demikian, Groq tetap beroperasi sebagai entitas independen dengan kepemimpinan CEO baru, sebagaimana disampaikan perusahaan melalui pernyataan resminya.

Dominasi Nvidia di pusat data global menjadikan perusahaan ini pemain kunci dalam ledakan belanja infrastruktur AI. Permintaan tinggi atas chip AI mendorong valuasi Nvidia melonjak, menjadikannya salah satu perusahaan paling bernilai di industri semikonduktor.

Perusahaan menegaskan sebagian sumber daya finansialnya akan diarahkan untuk mempercepat adopsi AI di berbagai sektor ekonomi.

Di sisi lain, Groq berada dalam kelompok startup dan raksasa teknologi—termasuk Google milik Alphabet—yang mengembangkan chip AI sendiri guna mengurangi ketergantungan pada Nvidia. Lisensi ini menandai pendekatan kolaboratif Nvidia, tidak hanya bersaing, tetapi juga menyerap inovasi eksternal untuk mempertahankan posisinya di pasar AI global.

Sumber: Bloomberg Technoz, dikutip dari Bloomberg News, Jumat (26/12/2025).