MAHATVA.ID -Konflik internal di tubuh Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) memanas. Sekretaris Komcab, Alex Belay, secara terbuka memperingatkan Wakil Bupati KKT dr. Juliana Ratuanak untuk tidak mencampuri urusan internal organisasi kepemudaan Katolik yang bersifat independen dan otonom.

Dalam pernyataan tegasnya, Alex menyebut bahwa keterlibatan aktif Wakil Bupati dalam dinamika organisasi terkesan seperti “pahlawan kesiangan” dan berpotensi mencederai marwah organisasi yang selama ini dibangun di atas semangat independensi dan semangat gereja.

“Sudahlah, yang lalu-lalu tidak pernah ikut campur. Kenapa sekarang terkesan jadi pengatur utama? Jangan rusak organisasi ini dengan intervensi kepentingan,” ujar Alex saat ditemui wartawan, Kamis (01/08/2025).

Alex juga menyebut bahwa seharusnya, sebagai senior dan pembina, Wakil Bupati berkoordinasi dengan para senior, pembina, dan Pastor Moderator, bukan justru mengambil alih ruang-ruang pengambilan keputusan organisasi tanpa prosedur resmi.

Pertemuan Diduga Difasilitasi Wakil Bupati, Dicurigai Sarat Kepentingan Politik

Menurut Alex, pertemuan organisasi yang diduga difasilitasi oleh Wakil Bupati telah menimbulkan kecurigaan publik dan kemarahan dari sejumlah kader. Bahkan, beberapa figur yang selama ini tidak aktif, justru muncul dalam forum tersebut.

“Jangan sampai ada MoU gelap antara organisasi dan pemerintah daerah. Kalau itu benar terjadi, saya menyalahkan Wakil Bupati karena telah menjerumuskan Pemuda Katolik pada titik terendah,” tegas Alex.

Ia juga mengkritik rencana kegiatan dengan peserta lebih dari 100 orang yang diwacanakan Wakil Bupati. “Organisasi ini tidak mengejar kuantitas atau pencitraan, tetapi kualitas kader. Kami bukan alat kekuasaan,” katanya.

Konflik Memanas, Komda Maluku Diminta Bertindak Tegas