MAHATVA.ID -Pembentukan Lembaga Pemantau Keuangan Negara (PKN) di Kabupaten Kepulauan Tanimbar merupakan diinisiasi penting oleh tokoh masyarakat Alex Keliduan, menandai langkah baru untuk memperkuat pengawasan anggaran publik sekaligus menghadirkan ruang edukasi kepemimpinan yang berintegritas bagi generasi penerus lembaga pemantau keuangan.

Berbicara kepada wartawan di Rumah Makan Sari Laut, Sabtu (15/11/2025), Alex menggarisbawahi  bahwa pengawasan keuangan negara bukan hanya pekerjaan teknis, tetapi tugas kepemimpinan yang menuntut keberanian, ketegasan, serta kemampuan bertindak berdasarkan aturan.

“Pengawasan keuangan adalah tugas kepemimpinan. Tidak cukup berani bicara, tetapi harus berani bertindak dengan dasar aturan dan menjaga etika.” tegasnya.


Alex menjelaskan bahwa PKN telah lebih dulu aktif di beberapa wilayah di Maluku, seperti Ambon, Seram Bagian Barat (SBB), dan Maluku Barat Daya (MBD). Ekspansi ke Kepulauan Tanimbar, menurutnya, bukanlah sekadar menambah cabang organisasi, melainkan memperkuat fondasi pengawasan publik di kawasan timur Indonesia.

Ia menilai, langkah ini harus dilakukan dengan penghormatan kepada para perintis PKN di wilayah yang sudah lebih dulu bekerja dan membangun kultur organisasi. “Penguatan organisasi harus berangkat dari niat bersih, jauh dari keserakahan, agar setiap struktur bekerja profesional dan tetap menjaga integritas,” ucap Alex.


Untuk diketahui, Alex Keliduan bukan sosok baru dalam dunia pengawasan korupsi. Ia pernah menerima Lencana Anti-Korupsi dari Mabes Polri serta piagam penghargaan dari Kejaksaan atas dedikasinya dalam membongkar berbagai kasus korupsi di daerah maupun pusat.

Ia juga pernah dipercaya menjadi Ketua Tim PKN DKI Jakarta dan Ketua Tim PKN Bekasi, Jawa Barat. Di bawah kepemimpinannya, PKN berhasil mengungkap sejumlah kasus korupsi bernilai besar, yang menjadi pembelajaran penting bagi lembaga-lembaga pengawasan lain di Indonesia.

Salah satu kasus signifikan ialah korupsi pengadaan lampu laboratorium sekolah di Jakarta Utara, yang menyeret pejabat Dinas Pendidikan serta beberapa kepala sekolah hingga menghasilkan putusan pengadilan. PKN juga mengungkap dugaan korupsi pengadaan motor pemadam kebakaran, yang telah menetapkan tersangka berdasarkan putusan pengadilan.

Dari berbagai pengalaman itu, Alex menyebutkan bahwa kepemimpinan dalam pengawasan keuangan negara menuntut konsistensi, ketelitian, dan keberanian menolak setiap bentuk penyimpangan tanpa kompromi.