Bogor, MAHATVA.ID – Kegiatan Reses DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Kantor Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Selasa (7/10/2025) diwarnai dengan ketegangan saat Politisi Gerindra memaparkan terkait pemekaran Bogor Timur.

Dalam forum tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Gerindra, Beben Suhendar, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, menegaskan pentingnya reses menjadi wadah aspirasi masyarakat, termasuk dalam membahas rencana pemekaran Bogor Timur.

“Forum-forum seperti ini seharusnya juga diinisiasi oleh masyarakat untuk berdiskusi terkait pemekaran Bogor Timur,” ujar Beben kepada Mahatva.id.

Beben mengungkapkan, Bupati Bogor Rudy Susmanto telah menyampaikan komitmen untuk mempercepat realisasi pemekaran tersebut.

“Bupati Bogor Rudy Susmanto sudah bilang ke saya, bahwa tahun 2026 kita gas pemekaran Bogor Timur,” tegas Beben.

Menurutnya, pemekaran Bogor Timur bukan sekadar wacana, melainkan langkah serius yang harus segera diwujudkan demi pemerataan pembangunan di wilayah timur Kabupaten Bogor.

“Pemekaran Bogor Timur bukan isapan jempol. Ini keseriusan yang memang harus benar-benar dilaksanakan,” tambahnya.

Menanggapi isu penolakan dari sebagian pihak, Beben menegaskan bahwa sejumlah wilayah telah siap menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), salah satunya Kecamatan Jonggol dan Kecamatan Sukamakmur.

“Sekarang yang teriak-teriak tidak mau di Jonggol atau Sukamakmur saya kembalikan pertanyaannya: ada tidak lahannya?” sindir Beben.