MAHATVA.ID -Pemerintah Desa Waturu, Kecamatan Nirunmas, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mulai melaksanakan pembangunan jalan tani sepanjang 300 meter dengan lebar 4 meter yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025. Pekerjaan ini bertujuan membuka akses penghubung dari badan jalan trans menuju kawasan hutan produksi milik masyarakat setempat.

Kepala Desa Waturu, Elisa Batilmurik, menjelaskan bahwa program pembangunan jalan tani tersebut merupakan bagian dari prioritas penggunaan APBDes 2025 yang diarahkan untuk penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan masyarakat desa.

Pembangunan jalan tani ini menjadi kebutuhan mendesak karena selama ini masyarakat kesulitan mengakses lahan pertanian mereka. Dengan adanya jalan ini, hasil panen dapat diangkut lebih mudah dan cepat,” ujar Elisa Batilmurik kepada Mahatva.id, Senin, 6 Oktober 2025.


Menurutnya, proyek ini dikerjakan secara padat karya dengan melibatkan tenaga kerja lokal dari masyarakat Waturu, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh warga. 

“Kami berupaya agar seluruh kegiatan pembangunan desa dilakukan dengan prinsip gotong-royong dan memberdayakan masyarakat setempat. Ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan Dana Desa benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga,” tambah Kepala Desa.


Selain itu, Pantauan di lapangan menunjukkan, warga tampak antusias bergotong royong mengangkut batu dan tanah untuk memperkuat badan jalan yang membelah kawasan hutan. Meski cuaca cukup panas, semangat kebersamaan terlihat kuat selama proses pengerjaan berlangsung.

Pemerintah Desa Waturu menargetkan pekerjaan jalan tani ini dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga akses menuju lahan pertanian dapat segera digunakan untuk mendukung kegiatan ekonomi dan produksi masyarakat desa.