MAHATVA.ID -Warga Tanimbar di Kabupaten Mimika kembali meneguhkan jati diri dan kebersamaan lewat pembentukan Pilar Kecamatan Tanimbar Utara (Tanut) yang resmi dilantik Sabtu malam, 12 Juli 2025.
Pilar Tanut menjadi bagian dari struktur berjenjang Ikatan Kerukunan Kepulauan Tanimbar (IKKT) yang menaungi lebih dari 60 paguyuban kampung Tanimbar di Bumi Amungsa, menjadikannya salah satu organisasi suku terbesar keempat di Kabupaten Mimika.
Pelantikan digelar di Mimika, dipimpin Ketua IKKT definitif Karel Watunwotuk, dan dihadiri Ketua IKKT terpilih periode 2025–2030 Eus Berkasa, SH., MH, Ketua Pemuda IKKT Samuel Takndare, SH, serta para ketua Pilar Kecamatan dari sembilan kecamatan lain di Tanimbar yang kini bermukim di Mimika.
Jhones Manutilaa, Sekretaris Pilar Tanut, menyatakan pembentukan Pilar Kecamatan merupakan implementasi nyata visi Ketua terpilih Eus Berkasa untuk memperkuat jalur aspirasi masyarakat secara berjenjang, dari kampung, kecamatan, hingga induk IKKT.
“Struktur ini mempermudah kita mendata jumlah jiwa warga Tanimbar di Mimika, menjaga komunikasi, dan menyalurkan suara masyarakat secara kolektif dan terarah,” ujar Manutilaa via seluler kepada media ini, Minggu (13/7).
Ia menegaskan, di bawah kepemimpinan Eus Berkasa yang mengusung manajemen bottom-up, suara warga di level kampung atau paguyuban dapat diteruskan ke Pilar Kecamatan lalu diterima langsung induk organisasi IKKT.
Tanimbar Utara sendiri tercatat sebagai salah satu kecamatan dengan jumlah warga Tanimbar terbanyak di Mimika, dengan latar belakang profesi beragam. Dengan pelantikan Pilar Kecamatan, diharapkan soliditas makin terjaga, konflik sosial antar-suku bisa diminimalisir, dan persoalan internal dapat diselesaikan secara berjenjang.
Dalam keterangan rilisnya, Jhones Manutilaa menegaskan bahwa Ketua Pilar Kecamatan Tanimbar Utara, Jefrison Batlolona, secara khusus menekankan pentingnya sinergi, kekompakan, dan kolaborasi antar seluruh pengurus dan anggota organisasi.
Menurutnya, keberhasilan Pilar Tanut dalam mengemban misi sosial dan budaya masyarakat Tanimbar di Mimika hanya dapat terwujud apabila semua elemen organisasi berjalan seirama, saling mendukung, dan bekerja atas dasar tanggung jawab kolektif.


