Bogor, MAHATVA.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membantah kritik sejumlah pihak yang menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) gagal. Prabowo justru menyindir pihak-pihak yang selama ini bersikap sinis dan meragukan keberhasilan program unggulannya tersebut.

“Kita buktikan, saya sangat yakin walaupun begitu banyak pakar yang mengejek saya dan tim saya, menyinyir. Mereka katakan MBG pasti gagal, tapi kita buktikan kepada mereka MBG berhasil,” kata Prabowo dalam taklimat awal tahun Presiden RI di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Prabowo menegaskan, MBG merupakan program yang sangat dinantikan masyarakat luas. Ia menyebut keputusan menjalankan program tersebut dilatarbelakangi masih tingginya angka malnutrisi di Indonesia, khususnya pada anak-anak dan ibu hamil.

Selain itu, Prabowo juga menyoroti masih banyak anak Indonesia yang berangkat ke sekolah tanpa sarapan terlebih dahulu di rumah, sehingga berdampak pada konsentrasi dan kualitas belajar.

“MBG dinantikan oleh semua rakyat. Bahkan sekarang saya repot, saya sedih kalau saya ke daerah-daerah, anak-anak panggil saya, teriak saya, ‘Pak, kapan kami terima MBG?’,” ujarnya.

Prabowo mengungkapkan, per 6 Januari 2026 atau tepat satu tahun pelaksanaan program, penerima manfaat MBG telah mencapai 55 juta orang, yang terdiri dari anak-anak sekolah dan ibu hamil di berbagai daerah di Indonesia.

Meski demikian, Prabowo tidak menutup mata terhadap sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan program tersebut. Ia menegaskan pemerintah terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar kualitas layanan MBG semakin optimal.

“Kalau kita pelajari dengan objektif statistik, boleh dikatakan bahwa kita 99 persen berhasil. Jadi tentunya kita harapkan zero defect itu yang harus kita capai. Kita tidak puas, dengan kekurangan 0,00 sekian itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi,” tegasnya.

Pada hari yang sama, Presiden Prabowo mengumpulkan jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih dalam sebuah retret di kediaman pribadinya di Hambalang. Retret ini menjadi yang kedua sejak pemerintahan Prabowo-Gibran resmi berjalan pada 20 Oktober 2024.