Jakarta, MAHATVA.ID – Presiden Prabowo Subianto secara mendadak memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (30/9/2025) siang. Purbaya tiba sekitar pukul 13.00 WIB, namun mengaku belum mengetahui secara pasti agenda pertemuan dengan Presiden.

“Enggak tahu, saya diundang saja ke sini. Makan-makan siang kali, kita biasa diundang untuk makan gratis,” ujar Purbaya sambil tersenyum ketika ditemui di kompleks Istana Kepresidenan.

Sebelum menuju Istana, Purbaya sempat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI. Dalam rapat tersebut, ia membahas anggaran subsidi serta kompensasi yang diberikan pemerintah kepada sejumlah BUMN, termasuk sektor energi.

Menurutnya, harga bahan bakar minyak (BBM), listrik, dan LPG 3 kilogram masih jauh di bawah harga keekonomian. Ia mencontohkan harga keekonomian Pertalite sebenarnya mencapai Rp11.700 per liter. Namun, berkat subsidi APBN sekitar Rp1.700 atau 15 persen, masyarakat hanya membayar Rp10.000 per liter di SPBU Pertamina.

“Harga jual BBM dan tarif listrik telah disesuaikan sejak 2022. Namun, belum mencapai harga keekonomian,” jelas Purbaya.

Ia menambahkan, pemerintah selama ini terus menanggung selisih harga keekonomian dengan harga jual ke masyarakat melalui mekanisme subsidi dan kompensasi, baik energi maupun non-energi.

Belum ada keterangan resmi dari pihak Istana terkait agenda pertemuan Presiden Prabowo dengan Menteri Keuangan Purbaya. Namun, isu subsidi energi dan kompensasi BUMN disebut-sebut menjadi salah satu agenda penting yang sedang dibahas pemerintah.