Jakarta, MAHATVA.ID – Presiden RI Prabowo Subianto memastikan negara hadir untuk membantu para korban kericuhan aksi unjuk rasa yang terjadi di sejumlah daerah pada 28–31 Agustus 2025. Bantuan diberikan baik kepada masyarakat sipil maupun aparat keamanan yang terdampak.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan, Presiden Prabowo telah menugaskan kementerian terkait untuk menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan masing-masing korban.

“Bantuan bisa berupa biaya pengobatan, dukungan pendidikan, hingga renovasi atau pembangunan rumah. Semua akan disesuaikan dengan asesmen kebutuhan di lapangan,” kata Mensos melalui keterangan resmi usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/9/2025).

Perhatian Khusus Presiden

Mensos menegaskan bahwa Presiden memberikan perhatian khusus kepada para korban, baik sipil maupun aparat. Secara teknis, pendataan kebutuhan dilakukan oleh tim yang ditugaskan langsung Presiden, sementara penyaluran bantuan akan melibatkan kementerian sesuai fungsi masing-masing.

“Yang jelas ini perhatian langsung Presiden. Para menteri nanti menyesuaikan tugas dan fungsi masing-masing,” ujar Gus Ipul.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi berita bohong yang justru memicu perpecahan, serta mendukung langkah pemerintah menjaga persatuan.

Korban Meninggal Dunia Kericuhan 28–31 Agustus

Kericuhan unjuk rasa dalam sepekan terakhir tidak hanya menimbulkan kerugian materiil berupa perusakan fasilitas umum, tetapi juga menelan korban jiwa. Berikut daftar korban meninggal yang terdata dari berbagai sumber: