MAHATVA.ID — PT Jasa Saga Utama (JSU), perusahaan jasa penagihan yang berdomisili di Gunung Putri Kabupaten Bogor menyampaikan klarifikasi dan hak jawab terkait penarikan 67 unit kendaraan bermotor oleh jajaran Polsek Gunung Putri pada 7 Mei 2025.

Menanggapi hal itu JSU menegaskan bahwa seluruh unit yang diambil merupakan kendaraan milik perusahaan pembiayaan resmi dan bukan hasil tindak pidana seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau begal.

Direktur PT Jasa Saga Utama, Zulham Mulyadi Nasution menjelaskan bahwa sejak didirikan tahun 2016 perusahaan telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan pembiayaan nasional dan mengelola 6 cabang Pos Pembantu di wilayah Jabodetabek. 

"Para Mitra kolektor (yang sering disebut DC) kami, bekerja secara profesional dan memiliki sertifikasi resmi dalam proses penagihan," ucap Zulham dalam Konferensi Pers pada (12/05/2025) di kantor PT JSU di Gunung Putri Bogor.

Zulham menjelaskan, bahwa setiap kendaraan yang dikumpulkan, telah melalui proses verifikasi, termasuk konfirmasi tunggakan dari perusahaan pembiayaan, Dokumentasi penyerahan unit oleh debitur, Tanda tangan Berita Serah Terima Kendaraan (BSTK), Pendataan dan pengumpulan unit di kantor JSU Gunung Putri.

Namun, karena ketidakhadiran pimpinan operasional dari tanggal 29 April hingga 8 Mei 2025 karena urusan keluarga, pengiriman kendaraan ke perusahaan pembiayaan sempat mengalami keterlambatan.

Lebih lanjut, Zulham juga menyatakan kesiapannya untuk bersikap kooperatif dengan pihak kepolisian dan akan melengkapi seluruh dokumen yang diperlukan terkait keabsahan 67 unit kendaraan yang telah disita.

“Eksternal kolektor dan Mitra Kolektor (DC) adalah bagian penting dari ekosistem pembiayaan nasional. Mereka menjadi ujung tombak dalam penyelamatan Non-Performing Loan (NPL) dan memberikan solusi bagi debitur bermasalah,” tambah Zulham.

Selain itu, pihak JSU juga rutin mengadakan pelatihan dan sertifikasi SPPI (Sertifikasi Profesi Penagihan Indonesia) untuk mitra kolektor, agar proses penagihan dilakukan secara etis, persuasif, dan profesional.