MAHATVA.ID – DEPOK
Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) yang digagas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok ternyata belum sepenuhnya diminati masyarakat. Dari total 3.000 kuota gratis jenjang SMP/MTs yang disediakan, hanya 2.512 kursi yang terisi, menyisakan sebanyak 488 kursi kosong.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, M. Yusuf, mengungkapkan sejumlah kemungkinan penyebab tidak terisinya seluruh kuota tersebut. Salah satunya adalah faktor jarak sekolah yang dianggap terlalu jauh dari tempat tinggal calon murid.
“Ada lokasi sekolah yang mungkin agak sulit dijangkau, dan ini yang belum kita analisa lebih dalam,” ujar Yusuf, dikutip dari Kompas.com, Jumat (18/7/2025).
Orangtua Tetap Prioritaskan Sekolah Favorit Terdekat
Yusuf menjelaskan bahwa pihak Disdik tidak bisa memaksa calon siswa atau orangtua untuk memilih sekolah tertentu, meskipun tersedia kuota gratis. Banyak orangtua cenderung mengincar sekolah yang lokasinya lebih dekat dan sudah mereka favoritkan sejak awal.
“Jika sekolah yang dituju kuotanya sudah penuh, kami hanya bisa memberikan opsi sekolah lain yang masih dalam radius terdekat. Namun keputusan akhir tetap di tangan orangtua,” jelasnya.
Kurangnya Sosialisasi Jadi Bahan Evaluasi
Selain faktor jarak, Yusuf juga menduga bahwa kurangnya sosialisasi program RSSG menjadi alasan lain mengapa kuota tidak terisi secara maksimal. Ia menegaskan bahwa hal ini akan menjadi evaluasi internal Dinas Pendidikan untuk pelaksanaan tahun berikutnya.

.png)