Bandung, MAHATVA.ID — Tokoh nasional Ridwan Kamil menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pihak dan masyarakat yang terdampak atas kegaduhan yang terjadi dalam rangkaian persoalan pribadinya. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan refleksi diri.
“Dari lubuk hati saya yang terdalam, saya menghaturkan permohonan maaf kepada semua pihak dan semua yang terdampak atas kegaduhan yang tidak seharusnya terjadi,” ujar Ridwan Kamil dalam pernyataannya di Intagram @ridwankamil
Dalam pernyataan tersebut, Ridwan Kamil juga mengakui kekhilafan yang ia lakukan selama 29 tahun menjalani pernikahan dengan istrinya, Atalia. Ia menyebut bahwa perpisahan yang terjadi merupakan hak sang istri untuk meraih kebahagiaan hidupnya.
“Saya mengakui telah banyak melakukan kekhilafan dan dosa kepada istri saya. Perpisahan ini adalah hak beliau untuk bahagia tanpa ada saya di dalamnya,” ungkapnya.
Selain kepada istri, Ridwan Kamil turut menyampaikan permohonan maaf kepada ibundanya, atas segala kekhilafan sebagai seorang anak, serta kepada anak-anaknya yang ikut terdampak oleh peristiwa-peristiwa yang belum sepenuhnya dapat mereka pahami.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak lain yang terseret dan terdampak dalam rangkaian persoalan pribadi tersebut. Ridwan Kamil menegaskan bahwa seluruh kesalahan dan kekhilafan sepenuhnya berada pada dirinya.
“Sepenuhnya kesalahan dan kekhilafan ada di saya,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Ridwan Kamil menyampaikan harapan agar Allah SWT memberikan ampunan dan kesempatan untuk memperbaiki diri.
“Semoga Allah SWT, Sang Maha Pengampun, memberikan ridha-Nya untuk memberi saya kesempatan menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bertakwa,” tutupnya.




