MAHATVA.ID - Penyusunan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) terus dilakukan bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD. Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menegaskan bahwa setiap rupiah dari anggaran daerah harus memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
“Hari ini masih kita susun bersama, tentunya sepeser rupiah uang rakyat itu harus bermanfaat untuk rakyat,” ujar Sastra kepada Mahatva.id, Rabu (18/06/2025).
Ia menjelaskan bahwa sejumlah aspirasi masyarakat telah menjadi fokus utama dalam penyusunan KUA-PPAS tahun ini, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
“Ada beberapa aspirasi yang menjadi skala prioritas, pertama pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Kita akan perkuat mana jalan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat, termasuk sarana pendidikan dan kesehatan,” tegasnya.
Sastra juga menyinggung persoalan stunting yang telah menjadi salah satu program yang masuk ke dalam rancangan anggaran tahun ini. Menurutnya, hal tersebut penting sebagai upaya penanganan masalah kesehatan masyarakat jangka panjang.
“Untuk penanganan stunting sudah masuk di anggaran ini. Makanya kami minta pemerintah daerah untuk mengusulkan program-program prioritas,” tambahnya.
Ia menuturkan bahwa DPRD akan melakukan pengkajian dan penghitungan anggaran secara cermat terhadap setiap usulan dari Pemda. Proses ini dinilai penting agar program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Ini akan menjadi akar skala prioritas. Ketika Pemda mengusulkan, kami akan melihat, mengkaji, dan menghitung anggaran agar tepat sasaran,” pungkasnya.



