MAHATVA.ID -Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Brampi Moriolkosu, menghadiri forum Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Hotel Galaxi Saumlaki, Jumat (13/3/2026) pukul 10.00 WIT.

Kegiatan strategis ini menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan pusat, provinsi, dan daerah dalam penyusunan program tahun 2027.

Forum ini juga menjadi ruang konsolidasi gagasan dan aspirasi berbagai pemangku kepentingan guna memastikan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Chatarina Ratuanak menyampaikan arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027 yang menitikberatkan pada akselerasi pertumbuhan ekonomi melalui transformasi tata kelola pemerintahan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan pembangunan infrastruktur layanan dasar.

Menurut Wakil Bupati, transformasi tata kelola pemerintahan tidak boleh hanya dimaknai sebagai digitalisasi birokrasi atau mekanisasi administrasi publik semata. Lebih dari itu, perubahan tersebut harus mampu menghadirkan sistem pemerintahan yang responsif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Transformasi tata kelola pemerintahan di Kepulauan Tanimbar harus menjadi langkah strategis untuk menghadirkan birokrasi yang lebih adaptif, responsif, serta mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat,” ujar Wakil Bupati dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa percepatan pembangunan daerah membutuhkan sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga potensi lokal dapat dikelola secara optimal tanpa terhambat oleh kekakuan regulasi sektoral.

Selain reformasi tata kelola pemerintahan, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan manusia di Kepulauan Tanimbar harus dipandang sebagai upaya strategis untuk memutus siklus kemiskinan antargenerasi serta meningkatkan daya saing masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.