MAHATVA.ID – Ribuan warga memadati Kampung Tajurhalang RW 03, Desa Tajurhalang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jumat (25/7), dalam perayaan Seren Taun ke-107. Tradisi tahunan ini menjadi bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil bumi sekaligus harapan untuk keberkahan di tahun yang akan datang.
Mengusung tema “Sabeungkeut Jadi Hiji, Kacai Jadi Saleuwi, Kadarat Jadi Saleubak, Silih Asah, Silih Asuh,” acara berlangsung meriah dan penuh makna, menegaskan pentingnya persatuan, gotong royong, serta pelestarian budaya Sunda di tengah arus modernisasi.
Sejak pagi, warga menggelar berbagai rangkaian kegiatan mulai dari arak-arakan hasil bumi atau dondang, doa bersama, hingga pertunjukan seni tradisional seperti pencak silat dan tari-tarian khas Sunda. Anak-anak hingga remaja ambil bagian, menunjukkan semangat generasi muda dalam menjaga warisan leluhur.
Kepala Desa Tajurhalang, Apud Ardiyansah, menyampaikan bahwa Seren Taun bukan hanya ajang seremoni, tetapi juga pengingat akan pentingnya menjaga identitas budaya.
“Melalui Seren Taun ini, kita ingin mengingatkan generasi muda bahwa budaya adalah jati diri. Jika kita tidak merawatnya, maka kita akan kehilangan akar sebagai bangsa,” ujar Apud.
Ia juga menegaskan nilai persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Tema tahun ini mengajak kita bersatu, seperti air yang mengalir menjadi satu, dan tanah yang berpadu dalam satu dataran. Dalam kebersamaan, kita kuat,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Ketua RW 03, Iwan Wiguna, yang mengapresiasi antusiasme warga dan dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah, acara ini terselenggara berkat kekompakan warga dari RT 1 hingga RT 4, ditambah dukungan dari berbagai pihak luar yang peduli terhadap tradisi kami,” ungkapnya.
Iwan menjelaskan, dondang yang diarak berisi aneka hasil bumi seperti singkong, talas, pisang, sayur-sayuran, hingga bawang—semuanya merupakan simbol kesejahteraan dan keselamatan.
Seren Taun di Tajurhalang kini tak hanya jadi agenda budaya lokal, tetapi juga perekat sosial dan inspirasi bagi generasi muda dalam merawat tradisi yang menjadi bagian dari jati diri bangsa.




