Aceh Timur, MAHATVA.ID – Satuan Kerja Khusus Pelaksanaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Kerja Indonesia menyalurkan bantuan berupa mesin pengolah air bersih bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.
Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas kebutuhan mendesak air bersih di lokasi pengungsian dan permukiman warga yang terdampak banjir. Mesin pengolah air ini dirancang untuk mengolah air baku menjadi air layak pakai yang aman digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti memasak, mandi, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Warga menyambut baik bantuan tersebut. Selama banjir melanda, masyarakat mengaku mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat tercemarnya sumber air sumur dan sungai di sekitar permukiman.
Camat Pante Bidari, Darkasyi, menyampaikan bahwa mesin pengolah air bersih ini tidak hanya dimanfaatkan oleh warga Desa Pante Labu, tetapi juga dapat digunakan oleh masyarakat dari desa-desa sekitar.
“Air bersih ini nantinya bisa dinikmati oleh warga sejumlah desa sekitar, seperti Desa Blang Senong, Pante Rambong, hingga desa lainnya yang terdampak banjir,” ujarnya.
Sebelumnya, titik lokasi pembangunan mesin pengolah air bersih tersebut ditunjuk langsung oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan kebutuhan dasar korban banjir.
Melalui bantuan ini, SKK Migas dan KKKS menunjukkan komitmen kepedulian sosial serta dukungan terhadap pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak bencana, khususnya dalam penyediaan air bersih yang menjadi kebutuhan vital pascabanjir.


