MAHATVA.ID - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, resmi melantik struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP periode 2025–2030 dalam Kongres VI PDIP yang digelar di Nusa Dua Convention Center, Bali. Namun, publik dikejutkan oleh absennya nama Hasto Kristiyanto dari struktur baru partai berlambang banteng tersebut.
Pada periode sebelumnya, Hasto menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP. Namun, dalam susunan pengurus yang diumumkan Megawati, posisi sekjen justru dirangkap langsung oleh Megawati sendiri. Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat, Megawati memimpin langsung sumpah jabatan kepada para kader terpilih.
“Atas nama Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, saya melantik DPP PDI Perjuangan untuk membantu kerja-kerja partai. Apakah Saudara bersedia untuk dilantik?” tanya Megawati dari atas panggung.
Herman Khaeron: Retret Demokrat Jatim Momentum Konsolidasi Perkuat Peran Partai untuk Rakyat
Serentak para kader menjawab, “Bersedia!”
Pelantikan berlangsung tanpa kehadiran Hasto. Ia baru muncul beberapa jam setelahnya, tepatnya saat acara penutupan Kongres PDIP sekitar pukul 15.40 WITA.
Hasto Hadiri Penutupan Kongres, Megawati Menangis
Setelah menerima amnesti dari Presiden Prabowo Subianto terkait vonis 3,5 tahun atas kasus suap PAW Harun Masiku, Hasto Kristiyanto menghirup udara bebas pada Jumat malam (1/8). Hasto kemudian hadir di arena Kongres, disambut hangat oleh ribuan kader dan mendapat sambutan emosional dari Megawati.
Saat melihat Hasto datang menghampirinya, Megawati terlihat tersenyum dan menitikkan air mata. Keduanya saling menggenggam tangan di atas panggung, disambut teriakan kader: “Megawati siapa yang punya!”.
Dalam pidato penutupnya, Megawati menyentil ketidakadilan hukum yang menurutnya menimpa banyak orang, termasuk Hasto. Ia bahkan mengkritisi kinerja KPK saat ini.


