MAHATVA.ID – Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat di Kabupaten Bogor. Kali ini, warga Kampung Bojong Engsel, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup, melaporkan perubahan warna mencurigakan pada aliran sungai di wilayah mereka.
Dalam video yang viral di media sosial, air sungai tampak berubah warna menjadi oranye pekat, diduga kuat akibat limbah dari aktivitas industri di sekitar kawasan tersebut.
Warga pun tak tinggal diam. Mereka mengadukan kejadian ini langsung kepada Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, berharap adanya penanganan cepat dan tegas.
Dalam laporan video tersebut, warga menyuarakan keresahan mereka terkait potensi bahaya limbah bagi kesehatan, lingkungan, dan aktivitas sehari-hari.
"Pak Dedi itu ada yang buang limbah, Air tiba tiba jadi Orange," keluhnya dalam video yang beredar luas di sosial media.
"Tolong ditindak Pak Dedi," tambahnya.
Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan Dinas Lingkungan Hidup untuk segera melakukan investigasi menyeluruh. Langkah ini diperlukan untuk mengidentifikasi sumber pencemaran sungai dan menindak pelaku pembuangan limbah secara ilegal atau tidak sesuai prosedur.
Nama Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, disebut-sebut sebagai sosok yang dinantikan tindakannya. Warga berharap Gubernur Jawa Barat segera turun tangan, mengingat rekam jejaknya yang dikenal tegas dalam isu lingkungan dan kemasyarakatan.
Peristiwa pencemaran sungai di Citeureup ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap industri dan perlindungan lingkungan harus terus ditingkatkan. Dengan kolaborasi antara warga, pemerintah daerah, dan provinsi, harapannya aliran sungai bisa kembali jernih dan menjadi sumber kehidupan yang sehat bagi masyarakat.




