BOGOR, MAHATVA.ID – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mendukung kegiatan keagamaan yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Final Perlombaan Kemuliaan Ramadan Bersama Al-Qur’an (KURMA) yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Bogor, Jalan Pemuda, Minggu (1/3/2026).
Dalam sambutannya, Dedie Rachim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI) Kota Bogor atas inisiatif dan dedikasi dalam menyelenggarakan kegiatan KURMA sebagai bagian dari syiar Ramadan.
“Atas nama Pemerintah Kota Bogor, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pimpinan Daerah Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia Kota Bogor atas inisiatif dan dedikasinya dalam menyelenggarakan kegiatan Kemuliaan Ramadan Bersama Al-Qur’an (KURMA) ini,” ujar Dedie.
Wujud Komitmen Kota Bogor yang Inklusif
Menurutnya, kegiatan KURMA bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata komitmen untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari sekaligus membuka ruang partisipasi yang setara bagi seluruh masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata komitmen untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga membuka ruang partisipasi yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang tunanetra, untuk aktif dalam syiar dan pembelajaran Al-Qur’an,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemkot Bogor siap mendukung penuh kegiatan keagamaan yang mampu meningkatkan keimanan, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Komitmen ini sejalan dengan upaya mewujudkan Kota Bogor sebagai kota yang religius, inklusif, dan ramah bagi seluruh warganya, termasuk penyandang disabilitas. Saya berharap melalui KURMA ini, ukhuwah Islamiyah semakin kokoh, semangat ibadah semakin meningkat, dan nilai-nilai Al-Qur’an semakin tertanam dalam hati serta tercermin dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
