Jakarta, MAHATVA.ID – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menyampaikan apresiasi kepada Komisi II DPR RI atas persetujuan kenaikan pagu anggaran Kementerian ATR/BPN tahun 2026.
“Atas nama Kementerian ATR/BPN dan mewakili Bapak Menteri, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Bapak Pimpinan dan seluruh Anggota Komisi II terhadap kenaikan anggaran. Harapan kami, peningkatan ini dapat memberikan dampak nyata dan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Ossy usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPR RI, Selasa (16/9/2025).
Dua Fokus Utama: Layanan Publik dan SDM
Ossy menegaskan, sekitar 80 persen tugas ATR/BPN berhubungan langsung dengan pelayanan publik. Karena itu, tambahan anggaran 2026 akan diarahkan pada dua prioritas utama:
Penyederhanaan proses layanan – perbaikan business process di 527 satuan kerja ATR/BPN di seluruh Indonesia agar pelayanan lebih mudah, cepat, dan akurat.
Peningkatan kualitas SDM – melalui rotasi pegawai (tour of duty dan tour of area) agar tidak terjebak di zona nyaman dan bisa memberikan layanan lebih profesional.
Target PTSL 2026 Naik
Dalam rapat, anggota DPR menyoroti program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Ossy menjelaskan dinamika target dari tahun ke tahun:
2024: hampir 5 juta bidang tanah



