Bogor, MAHATVA.ID — Suasana khusyuk menyelimuti Masjid At-Taubah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong saat jajaran petugas bersama Warga Binaan memperingati malam Nisfu Syaban melalui doa bersama dan muhasabah diri, Senin (2/2/2026) selepas Salat Maghrib. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian untuk memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan lapas.
Nisfu Syaban merupakan malam pertengahan bulan Syaban dalam kalender Hijriah yang dimaknai umat Islam sebagai momentum memperbanyak ibadah, memohon ampunan, serta melakukan introspeksi diri menjelang datangnya bulan suci Ramadan.
Peringatan Nisfu Syaban di Lapas Cibinong diawali dengan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan dengan doa bersama dan tausiyah. Dalam tausiyah tersebut, Warga Binaan diajak untuk merenungkan perjalanan hidup, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, serta menumbuhkan niat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Cibinong, Nu’man Fauzi, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran spiritual Warga Binaan.
“Melalui peringatan Nisfu Syaban ini, kami mengajak Warga Binaan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan melakukan muhasabah. Harapannya, mereka dapat memperbaiki diri dan menjalani pembinaan dengan lebih bermakna,” ujar Fauzi.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa peringatan Nisfu Syaban menjadi momentum yang tepat dalam menyiapkan Warga Binaan menyambut bulan suci Ramadan.
“Menjelang Ramadan, kami ingin Warga Binaan memiliki kesiapan spiritual yang baik. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan rohani agar mereka dapat memasuki bulan suci dengan hati yang lebih bersih dan niat untuk berubah ke arah yang lebih baik,” ungkap Wisnu.
Kegiatan tersebut juga memberikan kesan mendalam bagi Warga Binaan. Salah seorang Warga Binaan berinisial DE mengaku peringatan Nisfu Syaban memberinya motivasi tersendiri dalam mempersiapkan diri menyambut Ramadan.
“Menjelang Ramadan, kegiatan ini membuat saya lebih banyak merenung dan mempersiapkan diri secara batin. Saya berharap bisa menjalani Ramadan dengan lebih baik dan menjadikan masa pembinaan ini sebagai kesempatan untuk berubah,” tuturnya.

.png)