BOGOR, MAHATVA.ID — Sebanyak 752 karateka dari 78 dojo di bawah naungan Bandung Karate Club (BKC) Kabupaten Bogor mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Periode II Tahun 2025, yang digelar di GOR Laga Satria-Pakansari, Cibinong, pada Minggu (9/11/2025).

Ujian tersebut dipimpin langsung oleh Pendiri Perguruan BKC Pusat, Kang Iwa Rahadian Arsanata, dan turut dihadiri oleh jajaran pengurus serta pelatih dojo se-Kabupaten Bogor.

Ketua Perguruan BKC Kabupaten Bogor, Heri Risnandar, mengatakan bahwa UKT Periode II ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karateka di wilayahnya.

“UKT kali ini merupakan upaya dari BKC Kabupaten Bogor dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, baik secara kuantitas maupun kualitas, khususnya di lingkungan perguruan BKC,” ujar Heri, yang juga menjabat sebagai Camat Cisarua.

Menurutnya, program UKT tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi teknis, tetapi juga menjadi ajang pembentukan kedisiplinan, karakter, dan semangat sportivitas bagi para karateka.

“Selain meningkatkan kualitas, UKT ini juga menjadi bagian dari persiapan kita untuk mencetak atlet-atlet potensial dari setiap dojo di Kabupaten Bogor,” tambah Heri, yang juga merupakan karateka sabuk hitam DAN VII.

Heri menjelaskan bahwa penilaian UKT tahun ini difokuskan pada tiga aspek utama, yakni penguasaan KATA (rangkaian gerakan), Kihon (pukulan, tendangan, dan tangkisan dasar), serta Kumite (pertarungan).

“Tujuan utamanya adalah mengukur sejauh mana kemampuan para karateka dalam menguasai ilmu yang telah diberikan oleh para pelatih di setiap dojo,” ujarnya.

Adapun peserta UKT Periode II Tahun 2025 terdiri dari berbagai tingkatan sabuk, antara lain: