MAHATVA.ID - Linangan air mata tak terbendung, saat kepala sekolah Dudung Koswara dan ketua Komite Ujang Sutisna mengundi dan menyebutkan sebuah nama siswa sebagai Penerima Umroh, dalam kegiatan Pelepasan Peserta Didik Kelas XII SMAN 1 Parungpanjang Angkatan Ke-27 Tahun 2024. Rabu, (15/05/24).
Air mata tak terbendung menetes di pipi Anisah, saat namanya disebut sebagai penerima umroh, yang diberikan secara pribadi oleh kepala sekolah beserta dewan guru. Suasana ini membuat ketua komite Ujang Sutisna pun ikut terharu. Tak terasa air matanya berlinang hampir membasahi kedua pipinya. Dengan rasa haru yang luar biasa, ketua komite Ujang Sutisna memalingkan badan untuk menyapu air mata dengan sapu tangan dari sakunya.
Dengan terbata-bata Ujang Sutisna mengatakan, dirinya sangat terharu atas apa yang dilakukan oleh pihak sekolah terutama kepala sekolah Dudung Nurullah Koswara.

"Saya sangat terharu dan bangga yah, Kepala Sekolah, Dewan Guru dan Komite bisa bekerjasama mampu memberikan beasiswa umroh. Ini luar biasa, suatu ibadah yang sangat mulia begitu lulus anak bisa berangkat umroh. Semoga ini bisa dilaksanakan dari tahun ke tahun," kata Ujang Sutisna penuh haru
Anisah merupakan salah satu siswi kelas XII SMAN 1 Parungpanjang yang lulus tahun ini. Ia merupakan anak kedua dari pasangan suami istri Bapak Mulyani dan Ibu Nuryani yang tinggal di Kp. Ciawian RT 010 RW 004 Desa Gorowong Kecamatan Parungpanjang Bogor.
Dengan penuh rasa haru, kaget bercampur bahagia, Anisah sejenak tertegun tatkala namanya disebut yang diselimuti rasa tak percaya, sontak dari tempat duduknya setengah berlari Anisah naik ke atas panggung.
Diatas panggung Anisah tak kuat menahan perasaannya, air matanya tak terasa berlinang gambaran kebahagiaan yang luar biasa dari dalam dirinya.
Pemberian Umroh tahun 2024 diberikan untuk siswa terpilih yang lulus di tahun ini. Menurut keterangan Dudung Nurullah, janji Pemberian umroh untuk siswanya bukan Program dari Pemerintah, melainkan lahir dari rasa cinta dirinya serta dewan guru terhadap anak didiknya.
"Ini salahsatu bentuk kecintaan kami terhadap siswa dan bentuk ibadah yang Insya Allah kekal. Saya ingin berbuat yang sifatnya bermanfaat bagi orang lain. Dalam hal ini tentu bagi anak didik kami," terang Dudung saat ditemui awak media




