Bogor, MAHATVA.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto memastikan bencana banjir dan angin puting beliung yang terjadi sejak Rabu malam hingga Kamis (12/2/2026) di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor dapat ditangani dengan cepat dan terkendali, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Bencana tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan peningkatan debit air sungai, disertai angin kencang yang menimbulkan puting beliung di beberapa titik.

“Bencana ini dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi sehingga debit air sungai meningkat, ditambah angin kencang yang menyebabkan terjadinya puting beliung,” ujar Rudy Susmanto.

Banjir tercatat terjadi di beberapa wilayah, di antaranya kawasan Cijayanti, Desa Leuwinutug Kecamatan Citeureup, serta Bojong Kulur. Pada Rabu malam, Bojong Kulur bahkan sempat diprediksi berpotensi mengalami banjir setinggi dua hingga tiga meter.

Namun, kondisi tersebut berhasil diminimalisir setelah Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kota Bekasi melalui pengaturan pintu air, sehingga aliran air dari hulu dapat dikendalikan dan genangan besar berhasil dicegah.

Selain banjir, angin puting beliung juga melanda kawasan sekitar Stadion Pakansari, Cibinong, yang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang serta kerusakan ringan pada beberapa fasilitas.

Meski demikian, Rudy memastikan kondisi stadion tetap aman dan kegiatan olahraga, termasuk pertandingan Liga 2, dapat berlangsung sesuai jadwal.

“Untuk Stadion Pakansari, kondisinya aman. Kerusakan yang terjadi bersifat ringan dan tidak mengganggu aktivitas olahraga,” jelasnya.

Penanganan di lapangan dilakukan secara cepat dan terpadu oleh BPBD Kabupaten Bogor bersama dinas terkait, relawan, serta dukungan TNI dan Polri. Aparat gabungan bergerak membuka akses jalan yang sempat tertutup, mengevakuasi pohon tumbang, dan memastikan seluruh jalur kembali dapat dilalui pada hari yang sama.