MAHATVA.ID - Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Bekasi saat perayaan Natal, Kamis (25/12/2025) sore hingga malam, memicu banjir dan genangan di sejumlah wilayah. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, sedikitnya lima titik terdampak akibat cuaca ekstrem tersebut.

Hingga Jumat (26/12/2025) pagi, kondisi di sebagian besar lokasi mulai membaik. Pantauan di Perumahan Jatibening Permai, Kecamatan Pondok Gede, menunjukkan genangan yang sebelumnya mencapai ketinggian hingga 130 sentimeter telah berangsur surut.

Warga terlihat bergotong royong membersihkan lumpur dan sisa sampah dari rumah, lingkungan sekitar, serta masjid yang sempat terendam.

Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Bekasi, Idham Khalid, menjelaskan ketinggian air bervariasi di setiap titik terdampak.

“Data yang kami terima, ada lima titik banjir di Kota Bekasi. Ketinggian air bervariasi, mulai dari sekitar 30 sentimeter hingga di atas satu meter. Penanganan dilakukan dengan mengoperasikan pompa di lokasi-lokasi terdampak,” ujar Idham, Jumat (26/12/2025).

Menurut laporan BPBD, banjir terparah terjadi di Perumahan Jatibening Permai. Genangan mulai muncul sekitar pukul 18.41 WIB dengan tinggi muka air sekitar 100 sentimeter, lalu meningkat menjadi 130 sentimeter pada pukul 20.07 WIB.

“Dua unit pompa milik DBMSDA dikerahkan dan berfungsi untuk mempercepat penyedotan air,” ucapnya. Sekitar pukul 01.57 WIB, genangan tersisa sekitar 15 hingga 20 sentimeter.

Selain itu, banjir juga melanda Perumahan Bumi Nasio Indah, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, dengan ketinggian air sekitar 30 hingga 50 sentimeter sejak pukul 18.03 WIB.

Di Kecamatan Bekasi Timur, Jalan Baru Underpass Pasar Baru sempat terendam dengan tinggi muka air sekitar 50 hingga 70 sentimeter pada pukul 18.57 WIB.