MAHATVA.ID - Kepercayaan masyarakat di wilayah perbatasan kembali terwujud melalui penyerahan senjata dan amunisi kepada Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad. Seorang warga Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, secara sukarela menyerahkan satu pucuk pistol SIG SAUER P226 buatan Jerman, empat butir peluru kaliber 5,56 mm, dan dua puluh butir peluru kaliber 7,62 mm kepada personel Pos Nunura, Selasa (21/10/2025).
Aksi tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan dan komunikasi humanis yang selama ini dilakukan Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad terhadap masyarakat di wilayah tugasnya. Melalui kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, dan interaksi langsung di desa binaan, prajurit TNI berhasil menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya keamanan bersama.
Komandan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko, menyampaikan apresiasinya atas kesadaran warga yang menyerahkan senjata tanpa tekanan apa pun.
"Pendekatan yang humanis dan persuasif menjadi kunci utama kami dalam membangun kepercayaan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat semakin sadar bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Letkol Erlan menegaskan, keberhasilan ini mencerminkan eratnya hubungan antara prajurit Satgas dengan masyarakat perbatasan.
Ia berharap tindakan positif warga Desa Tohe dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah perbatasan RI–RDTL.



