MAHATVA.ID – Semangat pembinaan generasi muda terus digaungkan oleh GEMAWANA Indonesia bersama tim GP RAFTING. Bertempat di Setu Rawa Jejed, Desa Kembang kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, kegiatan pelatihan arung jeram digelar dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, Minggu (13/4/2025).

Kegiatan ini tidak sekadar latihan fisik dan teknik di arus tenang, tetapi juga menjadi langkah awal dalam menjaring bibit-bibit muda untuk disiapkan mengikuti seleksi atlet Federasi Arung Jeram Indonesia Kabupaten Bogor menuju Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XV Jawa Barat tahun 2026.

“Pelatihan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mengembangkan potensi anak-anak muda di Bogor. Bukan cuma untuk prestasi, tapi juga pembinaan karakter, disiplin, dan kecintaan terhadap alam,” ujar Sugianto alias Capung, Pembina GEMAWANA Indonesia dan GP RAFTING.

Kegiatan ini turut melibatkan unsur Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), Pemerintah Desa Klapanunggal, Karang Taruna, hingga AMS Rescue, yang bahu-membahu dalam pelaksanaan pelatihan di perairan tenang Setu Rawa Jejed.

Terlebih, Sugianto alias Capung yang juga menjabat sebagai Kabid diklat Faji Kabupaten Bogor juga menegaskan, bahwa pelatihan ini bersifat berkelanjutan, dan ke depan akan digelar lebih luas dengan sasaran desa-desa lain di Kabupaten Bogor yang memiliki potensi wisata air.

“Arung jeram bukan hanya olahraga, tapi juga media edukasi dan pemberdayaan pemuda desa. Kita ingin menciptakan atlet yang lahir dari alam dan kembali menjaga alam,” tegasnya.

Antusiasme peserta tampak tinggi, terlebih dengan adanya semangat kolaborasi lintas komunitas. Para peserta dilatih langsung oleh tim berpengalaman dari GP RAFTING dengan metode yang telah teruji, baik dari sisi keselamatan, teknik pengarungan, hingga pemahaman etika berwisata alam.

Dengan semangat “dari desa untuk Jawa Barat”, kegiatan ini menjadi tonggak penting menuju Porda Jabar 2026 sekaligus penguatan ekowisata berbasis komunitas di Bogor Timur.