Jakarta, MAHATVA.ID – Dalam upaya memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan efektivitas program kerja, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Jakarta Timur menggelar Rapat Pleno yang berlangsung di Chicken Embassy, Jalan Kesehatan No. 42, Petojo Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2025).

Rapat Pleno ini menjadi momentum strategis bagi HIPPI Jakarta Timur untuk melakukan evaluasi internal sekaligus merumuskan arah kebijakan dan strategi pengembangan organisasi ke depan, khususnya dalam membina serta memperkuat daya saing pengusaha pribumi di tengah tantangan dunia usaha yang semakin dinamis.

Ketua Umum DPC HIPPI Jakarta Timur, Muhammad Sirod, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rapat Pleno bukan sekadar agenda administratif, melainkan forum penting dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan serta peran HIPPI di sektor ekonomi.

“Ini adalah forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan menyusun program kerja yang lebih responsif terhadap tantangan dunia usaha saat ini,” ujar Muhammad Sirod.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan DPD HIPPI DKI Jakarta, Andiko Wicaksono, yang hadir mewakili Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta, Uchy Hardiman. Dalam sambutannya, Andiko menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan semangat konsolidasi yang ditunjukkan oleh DPC HIPPI Jakarta Timur.

“Kami mengapresiasi DPC HIPPI Jakarta Timur atas semangat soliditas dan inovasinya. Rapat Pleno ini menjadi bukti bahwa HIPPI terus berbenah dan memperkuat peran strategisnya dalam mendukung ekonomi nasional,” ungkap Andiko.

Rapat Pleno juga dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota HIPPI Jakarta Timur. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan konstruktif yang kemudian dirumuskan menjadi sejumlah rekomendasi strategis bagi keberlanjutan organisasi.

Hasil Rapat Pleno ini akan menjadi landasan dalam penyusunan dan penyempurnaan program kerja HIPPI Jakarta Timur ke depan, dengan fokus pada pemberdayaan pengusaha pribumi, peningkatan kapasitas anggota, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah dan pelaku usaha lainnya.