Jakarta, MAHATVA.IDPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyalurkan pembiayaan sebesar Rp1,5 triliun untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari strategi perseroan dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto pada 2026.

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan pembiayaan tersebut disalurkan kepada 577 debitur yang terlibat langsung dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.

“BNI telah memberikan pembiayaan untuk 577 debitur dengan total pinjaman mencapai Rp1,5 triliun,” ujar Putrama dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).

Dorong Digitalisasi MBG

Selain pembiayaan, BNI juga mendorong digitalisasi pelaksanaan program MBG melalui penyediaan layanan virtual account serta integrasi sistem transaksi menggunakan BNI Direct.

Hingga saat ini, sebanyak 6.560 dapur MBG telah terhubung dengan sistem BNI atau sekitar 34 persen dari total 19.188 dapur MBG yang tersebar secara nasional.

Putrama menyebutkan, volume transaksi program MBG yang telah terintegrasi dengan sistem BNI mencapai Rp26 triliun.

“BNI telah membantu proses digitalisasi Makan Bergizi Gratis ini dengan pembuatan virtual account serta BNI Direct,” jelasnya.

Dukungan terhadap program MBG menjadi bagian dari strategi BNI dalam menjalankan Asta Cita serta program prioritas pemerintah, yang pada 2026 berfokus pada transformasi peran jaringan dan penguatan pembiayaan sektor produktif.