JAKARTA, MAHATVA.ID — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) VII Himpunan Alumni IPB (HA IPB) pada 20–21 Desember 2025, pasangan calon Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal, Fauzi–Anggawira, mengamankan dukungan mayoritas dari struktur pemilik suara. Dukungan resmi datang dari 19 Dewan Pengurus Daerah (DPD), 10 Dewan Pengurus Komisariat (DPK) fakultas, serta 3 badan otonom. Jumlah tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan paslon lainnya dalam kontestasi Munas VII.
Dukungan luas ini disebut lahir dari rekam jejak dan kapasitas teknis kedua kandidat yang dinilai konsisten, baik dalam organisasi alumni, pemerintahan, dunia usaha, maupun sektor strategis nasional.
Kapabilitas Fauzi: Legislator Tiga Periode dan Peneliti Peternakan
Fauzi, yang memiliki pengalaman sebagai anggota legislatif selama tiga periode, dinilai membawa ketelitian prosedural dan pemahaman komprehensif terkait isu pangan, pertanian, serta pembangunan wilayah. Selain aktif di organisasi mahasiswa dan alumni, ia juga memiliki latar belakang sebagai peneliti peternakan.
Kombinasi tersebut dianggap relevan dengan kebutuhan tata kelola organisasi alumni yang memerlukan ketertiban administrasi dan penguatan program berbasis substansi.
Kompetensi Anggawira: Manajerial Energi, Industri, dan Kebijakan Publik
Anggawira, yang dikenal luas melalui perannya sebagai Sekretaris Jenderal HIPMI dan kepemimpinan di berbagai entitas energi serta industri, membawa pengalaman strategis dalam memperluas jejaring usaha alumni. Keahlian manajerialnya dinilai mampu mendorong modernisasi tata kelola HA IPB serta memperkuat peran organisasi dalam ekosistem pembangunan nasional.
Dukungan Mengalir Merata dari Seluruh Indonesia
Dukungan terhadap paslon Fauzi–Anggawira datang dari berbagai wilayah, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, NTB, NTT hingga Papua. Persebaran dukungan ini menggambarkan konsensus geografis yang stabil dan penerimaan merata terhadap kompetensi kedua calon.




