Bogor, MAHATVA.ID – Festival Film Kabupaten Bogor (FFKB) 2025 semakin dekat menuju acara puncak. Setelah sukses menggelar workshop film, kini para sineas dari berbagai kecamatan tengah mempersiapkan proses shooting film bertema “Edukasi untuk Negeri”. Beberapa kecamatan bahkan akan memulai proses syuting pada 27–28 September 2025.
Penggagas FFKB, TB. Ule Sulaenan. S, merasa optimis bahwa acara puncak akan berjalan lancar berkat antusiasme tinggi para sineas kecamatan. Ia berharap FFKB dapat menjadi ikon Kabupaten Bogor serta mewujudkan visi daerah sebagai kota film.
“Kami ingin FFKB tercatat dalam sejarah sebagai ajang tahunan yang menjadi ikon Kabupaten Bogor. Melalui festival ini, karya-karya lokal bisa dikenal luas dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
17 Kecamatan Ikut Ambil Bagian
Hingga saat ini, tercatat 17 kecamatan yang mendaftar sebagai peserta FFKB 2025, yaitu:
- Parungpanjang
- Caringin
- Kemang
- Cigombong
- Cisarua
- Cariu
- Tenjo
- Cigudeg
- Rancabungur
- Megamendung
- Sukaraja
- Citeureup
- Pamijahan
- Jasinga
- Ciseeng
- Cibungbulang
- Cibinong
FFKB sendiri bertujuan untuk mempromosikan bakat lokal serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya film sebagai media edukasi. Dengan mengusung tema edukasi, festival ini diharapkan dapat menjadi langkah awal Kabupaten Bogor menuju pusat produksi film edukasi di Indonesia.
Kiprah Film Bogor di Kancah Internasional
Kabupaten Bogor dalam beberapa waktu terakhir juga menunjukkan kiprahnya di dunia perfilman. Salah satunya melalui film dokumenter pendek “Mama Jo” karya sutradara muda Ineu Rahmawati asal Kecamatan Citeureup yang berhasil meraih penghargaan internasional kategori Best Short Documentary di ajang Golden FEMI Film Festival 2025, Sofia, Bulgaria.


