Bogor, MAHATVA.ID — Festival Film Kabupaten Bogor (FFKB) dengan gagasan “Satu Kecamatan Satu Film, Menuju Kabupaten Bogor Kota Film” menjadi langkah strategis para sineas lokal untuk berdiri di kaki sendiri dan membangun ekosistem perfilman daerah yang berkelanjutan.
Penyelenggaraan Festival Film Kabupaten Bogor membuka ruang baru bagi perkembangan perfilman di . Melalui festival ini, sineas lokal tidak hanya mendapat wadah ekspresi, tetapi juga peluang ekonomi—mendorong terciptanya lapangan kerja baru di sektor kreatif, khususnya perfilman. Ke depan, para sineas diharapkan memproduksi karya untuk daerahnya sendiri, oleh dan untuk masyarakat Kabupaten Bogor.
Ketua Pelaksana FFKB, , menegaskan visi jangka panjang festival ini.
“Harapan kami, setiap tahun Kabupaten Bogor dapat memproduksi satu film besar yang diproduksi dan dimainkan oleh sineas Kabupaten Bogor, kemudian ditayangkan di bioskop-bioskop yang ada di Kabupaten Bogor. Bahkan, untuk menjangkau seluruh warga, idealnya didirikan bioskop di setiap kecamatan yang secara khusus menayangkan film lokal karya sineas Kabupaten Bogor. Dengan demikian, tujuan ‘Kabupaten Bogor Kota Film’ akan segera terwujud,” pungkasnya.
Optimisme tersebut didukung antusiasme tinggi para sineas lokal yang berkomitmen membangun dan membesarkan Festival Film Kabupaten Bogor. Pada penyelenggaraan FFKB 2026, ditargetkan akan diproduksi 40 film dari 40 kecamatan yang berpartisipasi—sebuah capaian yang mencerminkan semangat kolaborasi dan kemandirian kreatif.
Semangat sineas Kabupaten Bogor terus menyala. Terus berkarya untuk Bogor yang maju dan istimewa.
Kabupaten Bogor istimewa. Kuta Udaya Wangsa.



