MAHATVA.ID – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin (26/5/2025), disambut antusias warga. 

Sejak pukul 07.00 WIB, puluhan masyarakat rela antre demi mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Bogor bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan sejumlah distributor bahan pokok, dalam rangka menstabilkan harga pangan dan membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang pertengahan tahun.

"Ibu-ibu sudah antre dari pagi. Saya sendiri datang jam tujuh dan alhamdulillah bisa beli beras lebih murah dari biasanya," ujar Kiara, salah satu warga Bojong Nangka. 

Ia menyebut, harga beras yang biasa dibeli seharga Rp190.000 per karung, di acara GPM bisa didapat dengan harga Rp120.000.

Harga Pangan Jauh Lebih Murah

Adapun komoditas yang dijual dalam GPM antara lain beras, minyak goreng, telur, daging ayam, gula pasir, dan tepung terigu, semuanya dijual jauh di bawah harga pasar. GPM menjadi alternatif solusi bagi masyarakat, terutama yang terdampak inflasi dan kenaikan harga bahan pokok.

Penanggung jawab kegiatan GPM di Bojong Nangka, Andina Firginia, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap ketahanan pangan masyarakat di tingkat desa.

"Antusiasme warga sangat luar biasa. Kami berharap bahan pangan yang kita bawa hari ini bisa membantu kebutuhan pangan masyarakat dan menjaga stabilitas harga di tingkat lokal," ujarnya.