MAHATVA.ID – Dalam upaya mencegah tawuran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, SMPN 4 Gunung Putri terus melakukan berbagai langkah preventif. Salah satunya adalah dengan mendukung penuh program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang digelar di sekolah mereka, bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tlajung Udik dan BNN Kabupaten Bogor. Senin, (21/04/2025).

Kepala Sekolah SMPN 4 Gunung Putri, Ismail Latif, mengungkapkan bahwa kawasan sekolahnya termasuk rawan terjadi tawuran karena letaknya yang berdekatan dengan wilayah Bojong Nangka dan Gunung Putri. Ia menyebut, potensi tawuran kerap kali berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

"Spot-spot tawuran ini seringkali terhubung dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba. Maka dari itu, kami sangat berterima kasih dengan adanya kegiatan Desa Bersinar. Ini memberikan dampak positif, terutama bagi 847 siswa kami," jelas Ismail.

Ia mengakui, membina ratusan siswa dengan latar belakang dan karakter yang berbeda bukan perkara mudah. Karena itu, pihak sekolah terus melakukan pendekatan edukatif dan spiritual untuk mencegah perilaku menyimpang.

"Kami libatkan guru BP dan guru agama untuk memberikan pembinaan psikologis dan spiritual. Kami juga buat surat pernyataan sebagai bentuk pembinaan tahap awal bila ada siswa yang terlibat tawuran," tambahnya.

Ismail juga menegaskan bahwa pihaknya tidak serta merta mengeluarkan siswa yang terlibat tawuran. Prosesnya panjang dan tetap mengedepankan pendekatan humanis. 

“Kalau masih bisa diperbaiki, kami bina. Kalau tidak bisa juga, baru kami sarankan orang tua mencari sekolah baru untuk anaknya, tapi tidak kami keluarkan sebelum ada sekolah pengganti,” tegasnya.

Dalam kasus terbaru, empat siswa yang sempat terlibat tawuran menjalani proses pembinaan hingga dua setengah bulan, sampai akhirnya mendapatkan sekolah baru sebagai tempat melanjutkan pendidikan.

Melalui program Desa Bersinar dan kerja sama lintas sektor, SMPN 4 Gunung Putri berharap bisa menciptakan lingkungan sekolah yang aman, bersih dari narkoba, dan bebas tawuran.