Bogor, MAHATVA.ID — Dalam upaya memperkuat program ketahanan pangan nasional, Kepolisian Sektor (Polsek) Gunung Putri bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) menggelar rapat koordinasi di Kantor Polsek Gunung Putri, Jumat (31/10/2025).

Rapat ini diadakan sebagai langkah konkret mendukung pengembangan komoditas jagung hibrida di wilayah Kecamatan Gunung Putri. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Gunung Putri Kompol Aulia Robby Kartika Putra, Camat Gunung Putri, para kepala desa se-Kecamatan Gunung Putri, serta jajaran Bhabinkamtibmas.

Dalam sambutannya, Kompol Aulia Robby menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa atas komitmennya mendukung program ketahanan pangan di tengah kesibukan masing-masing.

“Kami berharap adanya sinergi antara pemerintah desa dan Kepolisian dalam mendukung ketahanan pangan. Salah satu langkah nyata yang akan kita laksanakan adalah program penanaman jagung hibrida,” ujar Kompol Aulia Robby.

Kapolsek juga menjelaskan bahwa hasil panen jagung nantinya akan disalurkan ke Bulog Kantor Cabang Bogor dengan harga beli Rp5.500 per kilogram (kadar air 18–20 persen). Skema tersebut diharapkan dapat memberikan keuntungan yang layak bagi para petani dan menjamin kesinambungan produksi.

Dalam sesi diskusi, sejumlah kepala desa memaparkan potensi dan tantangan di masing-masing wilayah. Meskipun Kecamatan Gunung Putri memiliki lahan yang cukup luas, beberapa desa masih menghadapi kendala geografis dan aksesibilitas lahan.

Kompol Aulia Robby menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan efektif.

“Dengan komunikasi dan kerja sama yang intensif, kita dapat mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.